"Demi masa. Sungguh manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran."


atas keizinanMU ku terlahir..
atas kudratMU aku berdiri..
atas kebenaranMU akan ku genggam bara ISLAM ini..

ya rahman, ya rahim..

titipkanlah selaut kekuatan buat hambaMU yang lemah ini..
biar ke penjuru dunia, biar melangit musafirku...pasti ISLAM ku genggam rapi...

Friday, August 27, 2010

taqwa itu...

Umar al khattab telah bertanya kepada Ubai bin Kaab tentang TAQWA.. Lalu Ubai menjawab, "adakah engkau pernah melalui jalan yang banyak duri??"..Umar menjawab, "sudah tentu."..Lalu Ubai bertanya lagi, "justeru apa yang engkau lakukan?". Umar membalas: "Aku akan melangkah dengan teliti dan berhati-hati." Kata Ubai: "maka yang demikian itu adalah TAQWA..

jalan....berduri......hidup......taqwa...

jika jalan yang penuh dengan onak dan duri, sudah tentu kita akan memilih untuk sangat berhati-hati melalui jalan itu...sebab apa???sebab kalau kita terpijak duri, pedihnya Tuhan je yang tau...kita akan guna segala genap pancaindera kita untuk memastikan kaki kita tak terpijak dengan duri...kita akan sungguh berhati-hati untuk memilih jalan yang selamat dan sentiasa berada dalam kesedaran yang tinggi untuk memastikan kita sampai ke destinasi kita dengan selamat tanpa sebarang kecederaan...betul tak???

tapi...

kenapa dalam perjalanan hidup kita, kita tak pernah berhati-hati?...semua pekerjaan pun di ambil mudah...jika kita menganggap ALLAH tue sebagai CEO kita, knape kita mesti buat benda yang DIA tak bagi buat??...kalau kita tau DIA CEO kita, CEO yang nampak segala jenis benda keje yang kite buat, tapi kenapa kita mesti buat lagi benda-benda yang xsenonoh??...

kalau kita tau DIA CEO yang sentiasa memerhatikan pekerja-pekerja DIA tanpa pejam, kenapa mesti kita nak menipu lagi???...

apa ek hukum signkan attendants kwn2 yang xdatang lecture???aku wonder gak...macam da jadi trend...bukan ke itu menipu gak...bukan ke menipu tue xbaik gak...cmn plak yang ponteng kelas or kerja or on col without any concrete reason pun kira menipu gakkan...klo da keje lagi bahaya...gaji yang kita dapat tue halal ke haram??mcmn nak guna duit tue untuk jg nafkah anak isteri...mungkin bos kita o lecturer kita xtau, tapi bukan CEO kita tau ke???

camana pula dengan tudung kita...kita pakai tudung nie da kira baek ke???betul ke tudung yang kita pakai tu da betul ikut hukum yang Allah da tetapkan dalam surah an-nur ngan an-nisa???

"...Dan hendaklah mereka menutup kerudung mereka ke dada dan janganlah menampakkan aurat(perhiasannya),kecuali.....'' (surah an-nur;31)

dalam ayat di atas terang-terang Allah da kata, bila kita pakai tudung, kita kenalah menutup dada kita...tapi berapa ramai dari kita yang pakai tudung still nampak dada....kecuali kepada sebahagian golongan...suami kita, atau ayah kita atau ayah mertua kita atau adik-beradik lelaki kita, atau anak-anak kita atau anak-anak saudara kita...

macamana pula dengan puasa kita???adakah puasa kita nie benar-benar berpuasa?? ataupun sekadar berpuasa dari lapar dan dahaga..tetapi hukum hakam yang lain masih di langgar??...

begitu juga dengan solat kita...adakah sekadar bersolat kerana ia da jadi adat sejak dari kecil, ataupun kita lakukan kerana memang benar-benar tanda pengabdian kita padaNYA....

sama-samalah kita renungkan...adakah kita buat nie hanya sekadar lepas syarat..Allah suruh buat, kita buat....tapi kita xbuat seperti apa yang betul-betul Allah suruh buat...

mungkin peperiksaan dunia kita lepas,alhamdulillah...tetapi macamana dengan peperikasaan akhir kita bila berhadapan dgn timbangan mizan nanti???

semoga kita sentiasa mendidik diri kita bahawasanya CEO kita itu sentiasa memrhatikan gerak geri hati dan perbuatan kita untuk memberi gaji yang paling istimewa di hari pembayaran gaji kita nanti...adakah kita akan terima buku gaji kita dengan tangan kanan ataupun tangan kiri kita...

wallahualam...
sama-sama kita renungkan..
wassalam

Friday, August 20, 2010

selamat hari ulang tahun wahai hati...


selamat hari lahir... kepada diri sendiri...

bertambah umur kamu sehari, maknanya bertambah dekatla waktu kematianmu...
akan tetapi adakah cukup amalmu untuk menjadi bekalan di perjalanan sana???

ya ALLAH, berikan aku kekuatan untuk terus thabat di jalanMU...
Ya Allah, pinjamkan aku tenaga untuk terus kuat melaksanakan perintah dan meninggalkan laranganMU..
Ya Allah...bantu aku dengan cara yang Engkau kehendaki..
ameen..

yang tidak bisa diucapkan oleh ayah...

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri,yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya...Akan sering merasa rindu sekali dengan ibunya..Lalu bagaimana dengan AYAH?

Mungkin kerana ibu lebih sering menelefon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata ayah-lah yang mengingatkan ibu untuk menelefonmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sekembalinya ayah dr bekerja dan dengan wajah lelah ayah selalu menanyakan pada ibu tentang khabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil.Ayah biasanya mengajari putri kecilnya naik basikal .Dan setelah ayah mengganggapmu sudah boleh menunggangnya, ayah akan melepaskan roda bantu di basikalmu .Kemudian Ibu bilang : "Jangan dulu ayahnya, jangan ditanggalkan dulu roda bantunya", itu kerana ibu takut puteri manisnya akan terjatuh lalu terluka....

Tapi sedarkah dikau?Bahwa ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu
mengayuh basikal dengan seksama kerana dia tahu puteri kecilnya PASTI mampu melakukannya.

Pada saat kamu menangis merengek meminta alat permainan yang baru, ibu menatapmu hiba.Tetapi ayah akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang" Tahukah kamu, ayah melakukan itu kerana ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi.

Saat kamu ditimpa sakit , ayah lah yang terlalu khawatir sampai kekadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di beritahu! kamu jangan minum air sejuk!".Berbeza dengan ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.Ketahuilah, saat itu ayah benar-benar mengkhuatirkan keadaanmu..

Ketika kamu sudah beranjak muda remaja..Kamu mulai menuntut pada ayah untuk mendapat keizinan keluar malam, dan ayah bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".Tahukah kamu, bahwa ayah melakukan itu untuk menjagamu?Kerana bagi ayah, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa
berharga..Setelah itu kamu marah pada ayah, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...

Dan yang datang mengetok pintu dan memujukmu agar tidak marah adalah ayah.Tahukah kamu,bahwa saat itu ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa ayah sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang teman lelaki mulai sering menelefonmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu,ayah akan memasang wajah paling cool sedunia.... :') ayah sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang berbuall berdua di ruang tamu..Sedarkah kamu, kalau hati ayah merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan ayah melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.Maka yang dilakukan ayah adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khuatirdan bimbang.Dan setelah perasaan khuatir itu berlarut - larut.Ketika melihat puteri kecilnya pulang larut malam hati ayah akan mengeras dan memarahimu..Sedarkah kamu, bahwa ini kerana hal yang di sangat ditakuti ayah akan segera datang? "Bahwa puteri kecilnya akan segera pergi meninggalkannya"

Setelah lulus SPM, Ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Doktor atau Engineer. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan ayah itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti.Tapi ayah tetap tersenyum dan menyokongmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan ayah.

Ketika kamu menjadi gadis dewasa.Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain.ayah harus melepaskanmu di bandar.Tahukah kamu bahwa badan ayah terasa kaku untuk memelukmu? Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasihat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati.Padahal ayah ingin sekali menangis seperti ibu dan memelukmu erat-erat.Yang ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu kesempitan wang untuk membiayai perbelanjaan semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah ayah. Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya boleh merasa sama dengan teman-temannya yang lain.Ketika permintaanmu bukan lagi sekadar meminta alat mainan yang baru, dan ayah tahu ia tidak mampu memberikan apa yang kamu inginkan...

Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah : "Tidak.... Tidak boleh!" Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti ayah belikan untukmu".Tahukah kamu bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu berjaya sebagai seorang sarjana. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "puteri kecilnya yang
tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang" Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada ayah untuk mengambilmu darinya.Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..Kerana Ayah tahu.....Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya....

Saat ayah melihatmu duduk di kerusi pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya mampu menggantikannya, Ayah pun tersenyum bahagia..Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu ayah pergi kebelakang pentas pelaminan sebentar, dan menangis? Ayah menangis karena ayah sangat berbahagia, kemudian ayah berdoa....Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Ayah berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....Puteri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita solehah yang cantik....Bahagiakanlah dia bersama suaminya...rahmatilah kehidupan mereka Ya Allah"

Setelah itu Ayah hanya mampu menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....Ayah telah menyelesaikan tugasnya....Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu.Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU MAMPU" dalam segala hal..

sekadar perkongsian....
Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Papi kita...tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi dibalik hatinya.
semoga kita sentiasa menyayangi dan mendoakan mereka sepertimana mereka menyayangi kita...sesungguhnya redha Allah terletak dalam redha mereka...


wallahu a'alam.